Aktual LineAktual LineAktual Line
  • Home
  • Kolom Sana-Sini
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Layanan Publik
Search
Technology
  • Lifestyle
  • Esai
  • Religi
  • Seni/Budaya
Health
Entertainment
  • Home
  • Kolom Sana-Sini
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Layanan Publik
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: O, Setan Iki
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Aktual LineAktual Line
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom Sana-Sini
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
Search
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Esai
  • Infrastruktur
  • Religi
  • Literasi
  • Layanan Publik
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kolom Sana-Sini

O, Setan Iki

Aktual Line
Last updated: 17/11/2025 11:43
Aktual Line
Share
3 Min Read
Moh. Husen


Oleh: Moh. Husen*

DALAM sebuah hubungan pergaulan yang sudah sangat dekat, sebuah kata yang menurut pandangan umum merupakan ejekan, bisa menjadi kata yang menggembirakan, bahkan menyenangkan jika kata tersebut diucapkan kepada mereka yang memang sudah akrab satu frekuensi.

Seorang suami istri yang begitu karib, semua kata menjadi indah, bahkan ilmu. Kalau seorang suami diejek istrinya: “O, setan iki….” Bagi suami yang telah menyatu dengan istrinya, kata setan disitu bukan makian, melainkan bukan hanya bikin ketawa, tapi justru sebuah ilmu yang berfungsi mengingatkan.

Bayangkan, betapa bahayanya seorang suami yang merasa dirinya adalah malaikat yang suci, merasa bersih, merasa paling pintar, sok agamis, selain ia adalah manusia salah semua. Bukankah masih mending jika ia merasa dirinya masih setan, masih kotor sehingga ada perasaan perlu meningkatkan diri.

Dalam kenyataan hidup yang kita jalani, benar-salahnya sebuah kata sering kali perlu memperhatikan pada ruang yang ia ucapkan, pada siapa yang menerimanya, dan pada suasana batin yang melingkupinya. Sebuah kata bisa menjadi pedang yang menusuk, tapi juga bisa berubah menjadi pelukan kedekatan—semuanya tergantung pada tempat dan situasinya.

Di ruang privat keluarga yang penuh situasi kehangatan canda tawa, panggilan “setan” bisa menjadi alarm kultural agar seseorang tidak kebablasan. Namun di ruang yang lain, dengan nada yang berbeda, kata itu mungkin menjadi peluru penghinaan yang melukai. Maka benar-salahnya bukan pada kata itu sendiri, tetapi pada frame hubungan antar manusia yang membingkainya.

Seseorang pernah berkata bahwa kata itu seperti air. Ketika dituangkan di gelas, ia menjadi minuman. Ketika tumpah di tanah, ia hanya membuat becek. Begitu pula kata-kata: di tangan orang yang hatinya fresh, ia menjadi perekat yang menyenangkan; di tangan orang yang hatinya sakit, ia bisa menjadi alat untuk merendahkan.

So, marilah kita ingat-ingat kembali kata-kata “kotor” yang masih sering berseliweran secara kultural di lingkungan kita. Lihatlah, betapa kata-kata tersebut jangan-jangan memang menjelaskan secara terang-terangan siapa kita, agar kita tahu diri dan rendah hati.

Peradaban kita memang tinggi. Dan karena kita kurang dekat dari bergaul dengan para pencuri, maka tatkala mereka tertangkap aparat penegak hukum, mulut kita tidak spontan berucap kepada mereka: o, setan iki, atau o, bajingan.

Meskipun jangan lupakan kalimat “puitis populer” ini: sesama setan dilarang saling menghujat. (***)

Banyuwangi, 17 November 2025
*Penulis buku Jejak Kritik. Tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur.

You Might Also Like

Usai Survei, Panitia Putuskan UIMSYA Blokagung sebagai Tuan Rumah Konfercab PCNU Banyuwangi 2026

Hujan Lebat Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap, Pemkab Banyuwangi Lakukan Penanganan Cepat

Pembalap Latvia Kuasai Banyuwangi BMX Supercross 2025, Atlet Indonesia Tampil Kompetitif

Ajang BMX Supercross 2025 Bergulir di Banyuwangi, UCI Puji Kesiapan Sirkuit

Inilah Mantra yang Dibaca KRT Ilham Triadi Nagoro, Pawang Terkenal Banyuwangi

TAGGED: Aktual Line, Moh. Husen, Penulis buku

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pembalap Latvia Kuasai Banyuwangi BMX Supercross 2025, Atlet Indonesia Tampil Kompetitif
Next Article Hujan Lebat Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap, Pemkab Banyuwangi Lakukan Penanganan Cepat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


- Advertisement -
Ad image

Latest News

Warga Binaan Hindu Lapas Banyuwangi Rayakan Hari Raya Kuningan dengan Khidmat
Religi 30/11/2025
Polisi Sigap Bantu Warga Supiturang yang Rumahnya Tertutup Material Semeru
Peristiwa 29/11/2025
MTsN 4 Banyuwangi Bekali Siswa Keterampilan Menulis Opini Sejak Dini
Literasi 28/11/2025
Ipuk Jelaskan Strategi Inflasi Banyuwangi Usai Raih TPID Berkinerja Terbaik 2025
Pemerintahan 26/11/2025
  • Lifestyle
  • Esai
  • Religi
  • Seni/Budaya
  • Features
  • Sosial
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
© 2024 - Aktual Line

Redaksi| PT. Media Aktual Line | www.aktualline.com

Halo

Masuk di akun anda

Lost your password?