BANYUWANGI (AktualLine.com)–Suasana penuh ketenangan terasa di Lapas Kelas IIA Banyuwangi pada Sabtu (29/11), ketika warga binaan pemeluk agama Hindu menjalankan persembahyangan Hari Raya Kuningan.
Meski hidup dalam keterbatasan ruang gerak, hak mereka untuk merayakan hari suci tetap diberikan secara penuh.
Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa setiap warga binaan memiliki hak untuk menjalankan ibadah serta memperingati hari besar keagamaan.
“Menjalankan ibadah dan memperingati hari besar keagamaan adalah hak bagi warga binaan yang diatur oleh undang-undang,” kata Wayan.
Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian.
“Ini adalah bagian dari pembinaan yang bertujuan untuk membentuk pribadi yang lebih baik serta memperbaiki sikap dan perilaku warga binaan,” jelasnya.
Selain menjadi sarana untuk memenuhi hak-hak keagamaan, persembahyangan ini juga dimaknai sebagai momentum bagi warga binaan untuk menghayati nilai-nilai luhur Hari Raya Kuningan.
Para warga binaan tampak serius dan penuh penghayatan saat memanjatkan doa, serta menyajikan sesajen sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.
Wayan berharap perayaan ini mampu menjadi titik balik semangat bagi mereka.
“Kami berharap mereka memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya, sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi individu yang bermanfaat,” pungkasnya. (tim)
